Minggu, 03 April 2011

Kokekokkoooo~ Tiruan suara binatang / benda dalam bahasa Jepang


Dulu saya pernah tertawa ngakak karena mendengar cerita orang Jepang yang mencoba menirukan suara ayam dan binatang lainnya. Lucu, aneh dan terasa jauh dari suara aslinya. Selang beberapa belas tahun kemudian, ketika saya mendapat kesempatan untuk tinggal di negara tersebut, giliran sayalah yang ditertawakan.
Tiruan bunyi dan suara binatang (Onomatopoeia) sepertinya selalu menarik untuk dibicarakan terlebih lagi kalau sudah menyangkut perbedaan negara atau budaya. Setelah lama menetap di negara tersebut dan mulai mengenal budaya mereka lebih jauh akhirnya menyadari bahwa dalam urusan tiru meniru sepertinya orang Jepang adalah jagoannya.
Tidak sebatas suara binatang saja, benda matipun sebisa mungkin akan mereka buatkan suara tiruannya. Contoh sederhana adalah untuk suara hujan. Ayo, apa tiruan bunyi hujan dalam bahasa Indonesia ? Sekali lagi yang ditanya bunyi hujan lho, bukan bunyi hujan di atas genting ! Nah, bingung khan ?
Banyaknya tiruan bunyi yang dimiliki oleh bahasa Jepang tidak lepas dari budaya komik yang sangat poluler di negara tersebut. Agar setiap potongan gambar bisa dimengerti oleh pembacanya maka tiruan bunyi ini mutlak diperlukan. Mirip atau tidak adalah masalah kesepakatan saja.
Beruntung, negara tersebut (secara umum) hanya terdiri dari satu rumpun bahasa jadi untuk membuat standar baku dalam bahasa onomatopoeia sepertinya bukan hal yang terlalu sulit. Berbeda dengan wilayah Indonesia yang memiliki banyak bahasa daerah yang dari awal kadang sudah memiliki bahasa onomatopoeia-nya masing masing. Suara anjing misalnya kalau untuk bahasa Indonesia akan bervariasi tergantung daerah. Jadi tentu saja untuk menyeragamkannya sepertinya hampir tidak mungkin. Lagi pula kenapa harus dibuat seragam ? Nyaris tidak terlalu penting bukan ?
Seperti apakah tiruan suara binatang dan benda dalam bahasa Jepang, berikut ini saya coba tuliskan beberapa diantaranya yang kebetulan diingat :

Suara Binatang
AnjingInuwan wan
RubahKitsunekon kon (baca : kong-kong)
KucingNekonyaa nyaa
MonyetSarukya kya
AyamNiwatorikokekokkooo
SapiUshimow mow
Burung pipit /gerejaSuzumechun chun
Burung gagakKarasukaa kaa
BabiButabuu buu
KudaUmahi hiii
KodokKaerukero-kero
TikusNezumiChuu chuu
Biri biri (sheep)HitsujiMee mee
Suara benda
Bunyi bel rumahpin- pon (baca : ping pong)
Klakson mobilpu pu
Bunyi hujanza za
bunyi sirine ambulancepiii-poo-piii-poo
Suara detak jam tangan / dindingkatchin katchin
Suara air yang diguyur atau disiram (ke seseorang)basya
Bunyi benda jatuh ke airzaku zaku
Bunyi sambungan dua benda menandakan benda itu sudah masuk dan terkunci dengan benar.kachi
Bunyi bola golf masuk ke lobangkoron (baca : korong)
Suara microwave ovenChin ( : ching)
Suara gerakan
Gerakan melompatpyon pyon (baca : pyong pyong)
Mencebur ke airburu buru
Bunyi bayangan orang menghilang, contoh Ninjadoron

Tiruan bunyi lainnya sebetulnya masih sangat banyak yang sepertinya akan terlalu panjang kalau ditulis semuanya. Sebagai akhir kata mudah mudahan ada manfaatnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...