Rabu, 04 Mei 2011

Renungan

bayangkan ketika kamu terbangun pada pagi hari
kamu merasa terbangun seperto hari - hari sebelumnya
lalu, kamu bangkit dari tempat tidurmu
dan kamu menyadari sesuatu

jiwamu tak ada di dalam ragamu
ragamu terlihat dingin
saat kamu berkaca, kamu tidak melihat apa - apa
kamu seperti angin
apa yg ingin kamu sentuh selalu lolos
kamu menangis, itu begitu terlambat

lalu, orangtuamu membuka pintu kamarmu
dan melihat ragamu terletak kaku, dingin
dan tak bernyawa
ingin kamu rasanya memeluk mereka
tapi ingat, kamu tidak bisa

kamudian, kamu melihat orangtuamu mengguncang ragamu itu
apa perasaanmu?
ingin kembali ke ragamu, lalu bangun dan berkata,
" aku ada di sini ayah, ibu"

dan akhirnya, ragamu menyatu kembali dengan tanah
dan itu membuat banyak orang membuang air matanya
dan mereka anggap itu tidak sia - sia
padahal untuk apa mereka menangis? toh, kamu tidak bisa kembali

bersyukurlah kepada Tuhan karena masih memberimu berkumpul dg keluargamu
bersyukurlah karena Tuhan masih mengizinkanmu melihat mentari pagi

=====================

kalau kamu merasa tidak beruntung,
masih banyak yg tidak lebih beruntung daripada kamu

kalau kamu merasa tersingkirkan dari kehidupanmu,
masih banyak yg benar - benar tersingkir

kalau kamu merasa diacuhkan,
pikirkanlah tentang seseorang yg tidak punya siapa - siapa
dan benar - benar diacuhkan

kalau kamu merasa keberuntungan tidak berpihak padamu,
jangan menangis meratapi nasib,
keberuntungan itu harus kamu kejar sendiri

kalau kamu benar - benar merasa ingin melewati kesulitanmu,
jangan lakukan
lewati semua suka duka kehidupan agar hidupmu berwarna dan bermakna
jika kamu melakukannya,
kamu benar - benar seorang pengecut

<karya: kumako_Chan>
asli, aku mewek bikinnya :'))

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...